Sudah Saatnya Segera Mulai Investasi Logam Mulia

Masgesang.com Investasi logam mulia. Investasi emas tidak bisa sembarangan. Mengambil langkah yang salah tidak menguntungkan dan bahkan bisa mengakibatkan kerugian. Meski masih di awal tahun, namun tetap perhatikan beberapa tips berinvestasi emas di tahun 2021.

Untuk saat ini, Direktur TRFX Garuda Berjangka menyarankan investor untuk tidak membeli emas dan menunggu momentum yang tepat, yakni saat nilai tukar rupiah Indonesia dan nilai tukar mata uang internasional turun. Harga emas turun pada saat bersamaan.

Nah, bagi investor yang ingin masuk, tunggu saja harga emas internasional mencapai level terendah US $ 1.600 per ounce. Kapan harga emas akan mencapai level terendah? Dia memperkirakan pada kuartal ketiga dalam tahun ini.

Oleh karena itu masih lama, jadi investor yang saat ini sedang bersemangat untuk berinvestasi di logam mulia, mohon ditunggu hingga harga emas internasional mencapai harga terendah di tahun 2021. Butuh waktu lama untuk mendapatkan keuntungan dari investasi logam mulia tersebut.

Jangan terburu-buru menjual, karena meski sudah pulih, kecepatan pemulihan ekonomi cenderung melambat, meski pemulihannya lebih lambat, dan risiko beberapa aset tersebut cenderung meningkat.

Sudah Saatnya Segera Mulai Investasi Logam Mulia

Investasi Logam Mulia Memang Pilihan yang Tepat

Melakukan jenis investasi ini memang sudah tepat, bagi Anda yang masi ragu ini dia beberapa alasan supaya Anda tidak ragu lagi untuk melakukan investasi dalam bentul logam mulia.

1. Harga Emas Stabil

Tidak seperti alat lainnya, emas cenderung lebih tahan terhadap fluktuasi inflasi, bahkan pada saat terjadi gejolak ekonomi, harganya cenderung stabil dan mudah untuk diuangkan.

Tak hanya di Indonesia, investor global juga melakukan diversifikasi asetnya menjadi emas untuk menghindari risiko kerugian akibat pelemahan ekonomi. Saat menarik tabungan, uang yang diperoleh bukanlah dana yang dikumpulkan dari jumlah total yang disimpan, tetapi harga emas dikalikan dengan gram emas yang dikonversi.

2. Bisa Menabung dengan Nominal Kecil

Beberapa penyedia layanan tabungan emas biasanya mensyaratkan jumlah nosional minimum tertentu saat melakukan penyetoran. Namun nilainya relatif kecil, biasanya minimal setoran Rp 5.000. Dulu, emas sebagai logam mulia diperdagangkan per batangan atau per kilogram, dan kini setiap investor bisa melunasi simpanan emasnya.

Tentu saja, kepraktisan ini menjadikan emas sebagai alat yang ideal bagi investor muda, bahkan bagi pelajar yang ingin berinvestasi sejak usia dini. Resiko rendah dan harga yang sangat terjangkau merupakan jaminan keamanan yang sulit didapat dari alat investasi lain.

Baca juga: Investasi Properti Paling Mudah dan Menguntungkan

3. Investasi Logam Mulia Mudah Saat Dicairkan

Berbeda dengan jenis investasi lainnya, investasi emas dalam bentuk tabungan emas ini mudah untuk diuangkan, baik secara digital maupun konvensional. Lembaga keuangan yang menyediakan simpanan emas juga memberikan dua pilihan, yaitu menarik tunai berdasarkan gram saldo emas, atau membayar sebagai emas batangan.

Jika dilebur dalam bentuk emas batangan. Maka logam mulia dapat disimpan dan dijual kapan saja atau bila ada kebutuhan yang mendesak. Hampir tidak ada risiko kerugian dalam penyimpanan emas jangka panjang karena harganya yang stabil dan terus naik.

4. Tidak Perlu Menabung

Saat membuka rekening tabungan emas, emas yang kita simpan akan otomatis disimpan oleh lembaga keuangan yang memberikan layanan tabungan emas sesuai dengan konversi mata uang yang disetorkan.

Anda dapat menarik tabungan kapan saja. Karenanya, jika kita meninggalkan emas di rumah, kita bisa terhindar dari risiko kehilangan emas. Atau, investor tidak perlu repot-repot memasukkan emas ke dalam brankas bank yang tentunya membutuhkan biaya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: